Novel Deception Point dan Pope Joan Segera Terbit

Segera Terbit Buku Karya Dan Brown terbaru yaitu Deception Point – Titik Muslihatan dan karya gemilang Donna Woolfolk Cros berjudul Pope Joan. Diperkirakan dua buku ini akan terbit sekitar akhir Oktober 2006, hal ini dikemukan oleh Pimpinan Redaksi Penerbit Serambi Ilmu Semesta Bapak Qomarudin SF.

Adapun sinopsis dari kedua buku tersebut adalah sbb:

1. Deception Point – Titik Muslihat sbb:

Ketika satelit NASA yang baru menemukan bukti dari sebuah objek amat langka yang terkubur jauh di dalam lapisan es Arktika, lembaga ruang angkasa yang sedang mengalami kesulitan itu mengumumkan sebuah kemenangan yang amat dibutuhkan … kemenangan yang berimplikasi besar bagi kebijakan ruang angkasa Amerika Serikat dan pemilihan presiden yang akan datang. Untuk memverifikasi kebenaran penemuan tersebut, Presiden mengirim analis Intelijen Gedung Putih Rachel Sexton ke Milne Ice Shelf. Ditemani oleh sekelompok pakar, termasuk akademisi Michael Tolland yang karismatik, Rachel membongkar bukti penipuan ilmiah yang tak terbayangkan—sebuah muslihat berani yang mengancam mendorong dunia ke dalam pertentangan.

Tetapi, sebelum Rachel dapat menghubungi Presiden, dia dan Michael diserang oleh sekelompok pembunuh mematikan yang dikendalikan oleh seorang tokoh penguasa misterius yang akan melakukan apa saja demi menyembunyikan kebenaran. Keduanya berupaya menyelamatkan diri menyeberangi lingkungan yang begitu terpencil dan berbahaya itu. Satu-satunya harapan bagi keberlangsungan hidup mereka adalah menemukan tokoh di belakang taktik teramat ahli ini. Kebenarannya, seperti yang mereka temukan kemudian, adalah muslihat paling menggemparkan dari apa pun juga. * Lebih detil klik Serambi Online.

2. Pope Joan sbb:

Selama 1.200 tahun, keberadaannya diingkari. Itulah Paus Joan, perempuan yang menyamar menjadi seorang laki-laki dan berhasil memegang tampuk tertinggi kekristenan selama dua tahun. Novel yang menyentuh ini menghidupkan kembali
legenda itu dengan potret seorang perempuan yang takkan terlupakan, yang berjuang menerjang segala penghalang dan hambatan yang tidak dapat diterima oleh jiwanya. Ketika kakak laki-lakinya meninggal dalam sebuah serbuan bangsa Viking, Joan muda yang brilian itu mengggunakan identitas sang kakak dan masuk ke pertapaan Benediktin. Di situlah, sebagai Bruder John Anglicus, ia membuat dirinya dikenal luas sebagai seorang akademisi dan tabib. Ketika akhirnya sampai di Roma, ia segera terperangkap di dalam gelegak gairah dan kehidupan politik berbahaya yang mengancam hidupnya sekaligus juga mengangkatnya ke posisi tertinggi di dunia Barat.

Untuk lebih jelas klik www.serambi.co.id

~ oleh admin pada 6 Oktober 2006.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: